Tutorial Menemukan Masalah Penelitian dan Menyusun Latar Belakang Bab I Skripsi Pendidikan Agama Kristen

Tutorial Menemukan Masalah Penelitian dan Menyusun Latar Belakang Bab I Skripsi

Banyak mahasiswa mengalami kesulitan ketika mulai menulis skripsi, khususnya dalam menemukan masalah penelitian dan menyusunnya menjadi Latar Belakang Masalah pada Bab I. Padahal, Bab I merupakan fondasi utama penelitian karena di dalamnya terdapat penjelasan mengenai fenomena penelitian, identifikasi masalah, research gap, dan tujuan penelitian.

Melalui tutorial ini, Anda akan mempelajari langkah-langkah sistematis untuk menemukan masalah penelitian dan menyusunnya menjadi latar belakang skripsi yang baik.

Langkah 1: Mengamati Fenomena Penelitian

Langkah pertama adalah mengamati fenomena nyata di lapangan atau melalui studi literatur. Dalam konteks Pendidikan Agama Kristen misalnya, beberapa fenomena yang sering ditemukan antara lain:

  • Menurunnya kesadaran moral peserta didik.
  • Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang masih dominan bersifat kognitif.
  • Kurangnya integrasi nilai Alkitab dengan pembentukan karakter.
  • Strategi pembelajaran yang kurang kontekstual dengan kehidupan peserta didik.

Fenomena tersebut dapat menjadi titik awal untuk menemukan masalah penelitian.

Langkah 2: Menemukan Masalah Penelitian

Setelah fenomena ditemukan, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi masalah yang muncul dari fenomena tersebut. Masalah penelitian biasanya berupa kondisi yang belum ideal atau memerlukan solusi ilmiah.

Contoh masalah penelitian:

  • Rendahnya kesadaran tanggung jawab sosial peserta didik.
  • Kurangnya strategi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Alkitab.
  • Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang belum efektif membentuk karakter.

Langkah 3: Menentukan Research Gap

Research gap adalah kesenjangan antara penelitian yang sudah ada dengan penelitian yang akan dilakukan. Kesenjangan ini menjadi dasar penting untuk menunjukkan bahwa penelitian Anda memiliki kontribusi akademik.

Contoh research gap:

  • Penelitian sebelumnya lebih fokus pada pembentukan karakter umum.
  • Belum banyak penelitian yang mengkaji hubungan antara pembelajaran PAK dan kesadaran sosial peserta didik.
  • Integrasi nilai Alkitab dengan tanggung jawab sosial masih jarang diteliti.

Langkah 4: Menyusun Latar Belakang Masalah

Setelah fenomena dan research gap ditemukan, langkah berikutnya adalah menyusunnya menjadi Latar Belakang Masalah. Secara umum struktur latar belakang terdiri dari:

  1. Penjelasan fenomena yang terjadi.
  2. Uraian masalah yang muncul dari fenomena tersebut.
  3. Analisis research gap dari penelitian sebelumnya.
  4. Alasan pentingnya penelitian dilakukan.

Jika Anda ingin melihat contoh lengkap bagaimana latar belakang disusun dalam skripsi, Anda dapat membaca contoh berikut:

Langkah 5: Menyusun Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan pertanyaan penelitian yang akan dijawab melalui penelitian. Rumusan masalah biasanya ditulis dalam bentuk pertanyaan ilmiah.

Contoh rumusan masalah:

  1. Bagaimana peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk kesadaran moral peserta didik?
  2. Bagaimana nilai-nilai Alkitab dapat menjadi dasar pembentukan karakter peserta didik?
  3. Bagaimana strategi pembelajaran PAK yang efektif membentuk tanggung jawab sosial peserta didik?

Kesimpulan

Menemukan masalah penelitian merupakan langkah awal yang sangat penting dalam penulisan skripsi. Dengan melakukan observasi fenomena, mengidentifikasi masalah, menemukan research gap, dan menyusunnya secara sistematis, mahasiswa dapat menghasilkan Bab I skripsi yang kuat dan terstruktur.

Untuk memahami struktur skripsi secara lebih lengkap, Anda juga dapat mempelajari contoh Bab I, Bab II, dan Bab III melalui tautan yang telah disediakan di atas.

Semoga tutorial ini membantu mahasiswa dalam menulis skripsi dengan lebih sistematis dan akademik.

Previous Post
Next Post
Related Posts