Contoh Skripsi Teologi: Bab I – Pendahuluan Imago Dei
A. Latar Belakang
Konsep Imago Dei, atau gambar Allah dalam manusia, merupakan salah satu doktrin sentral dalam teologi Kristen yang berakar dari narasi penciptaan dalam Kitab Kejadian. Dalam Kejadian 1:26–27, Allah berfirman: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.” Ayat ini menegaskan bahwa setiap manusia memiliki nilai dan martabat yang inheren karena diciptakan meniru sifat-sifat Allah.
Doktrin ini bukan hanya membentuk landasan etika dan moral, tetapi juga memberikan arah teologis bagi pemahaman identitas manusia, relasi antarpribadi, serta tanggung jawab manusia terhadap ciptaan. Studi tentang Imago Dei menjadi semakin relevan dalam konteks modern, di mana isu-isu sosial seperti diskriminasi, pelecehan, dan ketidakadilan menodai pengakuan martabat manusia.
Dalam konteks pendidikan Kristen, pengajaran tentang Imago Dei menjadi instrumen penting untuk membentuk karakter peserta didik, menanamkan kesadaran akan tanggung jawab moral, dan membimbing mereka dalam menjalani kehidupan yang selaras dengan kehendak Allah. Lebih jauh lagi, teologi Imago Dei memengaruhi praktik pastoral, khususnya dalam pelayanan yang menekankan penghormatan terhadap setiap individu sebagai manifestasi dari gambar Allah.
Sejak reformasi hingga era kontemporer, para teolog Kristen seperti Augustine, Thomas Aquinas, John Calvin, dan modern theologians seperti Paul Tillich dan Karl Barth telah memberikan perspektif berbeda mengenai Imago Dei. Augustine menekankan aspek spiritual dan rasional, sementara Calvin menekankan dimensi kehendak dan relasi manusia dengan Allah. Pandangan ini menegaskan bahwa Imago Dei tidak semata-mata bentuk fisik, tetapi mencakup dimensi moral, spiritual, dan sosial.
Konteks Indonesia yang multikultural dan multi-agama menghadirkan tantangan tersendiri. Pemahaman Imago Dei perlu diterjemahkan agar relevan dengan masyarakat yang beragam secara etnis, budaya, dan agama. Kesadaran akan martabat manusia harus dipertegas agar tercipta lingkungan yang inklusif, menghargai perbedaan, dan menekankan keadilan sosial. Dengan demikian, penelitian ini mencoba menggali konsep Imago Dei secara teologis, historis, dan praktis, khususnya dalam konteks pelayanan Kristen dan pendidikan agama.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini merumuskan beberapa masalah utama:
- Bagaimana pemahaman biblika tentang Imago Dei dalam Kitab Kejadian?
- Bagaimana perspektif teolog historis menafsirkan konsep Imago Dei?
- Bagaimana relevansi Imago Dei dalam praktik pendidikan dan pelayanan Kristen kontemporer?
Rumusan masalah ini menjadi landasan untuk mengarahkan penelitian agar tetap fokus pada integrasi antara teori, tafsir Alkitab, dan penerapan praktis.
C. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
- Menjelaskan konsep Imago Dei secara biblika berdasarkan teks Kejadian.
- Menganalisis perspektif teolog historis terkait pengertian dan implikasi Imago Dei.
- Menyajikan relevansi dan aplikasi konsep Imago Dei dalam pendidikan dan pelayanan Kristen di masyarakat kontemporer.
Dengan tujuan ini, penelitian tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi praktis bagi pendidik, pemimpin gereja, dan mahasiswa teologi.
D. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian diharapkan memiliki manfaat sebagai berikut:
- Manfaat Teoretis: Menambah khasanah literatur teologi Kristen tentang Imago Dei, baik dari perspektif biblika maupun historis.
- Manfaat Praktis: Memberikan panduan bagi pendidik Kristen, guru sekolah minggu, dan pemimpin gereja untuk memahami identitas manusia sebagai Imago Dei dalam praktik pengajaran dan pelayanan.
- Manfaat Sosial: Mendorong kesadaran masyarakat Kristen untuk menghargai martabat setiap manusia, mendukung inklusivitas, dan menumbuhkan kepedulian terhadap keadilan sosial.
E. Sistematika Penulisan
Penulisan skripsi ini disusun dengan sistematika sebagai berikut:
- Bab I – Pendahuluan: Menguraikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penelitian.
- Bab II – Tinjauan Pustaka: Menyajikan studi teologis terkait konsep Imago Dei, termasuk pandangan biblika, historis, dan kontemporer.
- Bab III – Metodologi Penelitian: Menjelaskan jenis penelitian, metode pengumpulan data, serta pendekatan analisis yang digunakan.
- Bab IV – Hasil dan Analisis: Menguraikan temuan penelitian, tafsir teks Alkitab, serta implikasi teologis dan praktis dari konsep Imago Dei.
- Bab V – Kesimpulan dan Saran: Menyajikan ringkasan hasil penelitian, kesimpulan teologis, dan rekomendasi untuk pendidikan dan pelayanan.
